GenZ
Bacaan Doa Harian, Wirid, Dzikir, dan Amalan Sunnah: Memohon Keberkahan Setiap Hari

Bacaan Doa Harian, Wirid, Dzikir, dan Amalan Sunnah: Memohon Keberkahan Setiap Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, seorang Muslim dianjurkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT melalui doa, wirid, dzikir, dan amalan sunnah. Amalan-amalan ini tidak hanya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, tetapi juga mendatangkan keberkahan, ketenangan hati, dan perlindungan dari segala keburukan.

Doa Pagi dan Petang

Rasulullah SAW selalu membaca doa di pagi dan petang hari. Salah satu doa yang diajarkan adalah:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan di hari ini dan keburukan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur.” (HR. Muslim no. 2723)

Wirid Setelah Shalat Fardhu

Setelah menunaikan shalat fardhu, disunnahkan untuk membaca wirid, yaitu rangkaian dzikir dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Membaca istighfar (أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ) sebanyak 3 kali.
  2. Membaca tasbih (سُبْحَانَ اللَّهِ), tahmid (الْحَمْدُ لِلَّهِ), dan takbir (اللَّهُ أَكْبَرُ) masing-masing sebanyak 33 kali, kemudian menyempurnakannya menjadi 100 dengan membaca: لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
  3. Membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255).

Dzikir Pagi dan Petang

Selain doa, dzikir juga merupakan amalan penting untuk mengingat Allah SWT. Beberapa dzikir yang dianjurkan untuk dibaca di pagi dan petang hari adalah:

  • Membaca Subhanallah wa bihamdihi (سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ) sebanyak 100 kali. Keutamaannya, dosa-dosa akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan (HR. Bukhari no. 6405).
  • Membaca Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir (لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ) sebanyak 10 kali.

Amalan Sunnah Lainnya

Selain doa, wirid, dan dzikir, terdapat amalan sunnah lainnya yang dapat dilakukan sehari-hari, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an, minimal beberapa ayat setiap hari.
  • Bersedekah, meskipun sedikit.
  • Menjaga shalat sunnah rawatib (qabliyah dan ba'diyah).
  • Berbuat baik kepada sesama.

Doa Mustajab

Terdapat waktu-waktu mustajab untuk berdoa, di antaranya:

  • Sepertiga malam terakhir.
  • Antara adzan dan iqamah.
  • Saat sujud dalam shalat.
  • Saat hujan turun.
  • Hari Jumat.

Manfaatkan waktu-waktu tersebut untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan penuh keyakinan dan kerendahan hati.

Kesimpulan

Mari kita jadikan doa, wirid, dzikir, dan amalan sunnah sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Dengan senantiasa mengingat Allah SWT, hati kita akan menjadi tenang, hidup kita akan dipenuhi keberkahan, dan kita akan senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Tags: